Kamera sekecil pil??? Yep, kamera ini adalah endoskop, yaitu teropong untuk memeriksa rongga di pembuluh, liang, dan salurang yang sempit didalam tubuh. Jadi alat, ini dipakai di bidang kedokteran. Diciptakan oleh para ahli di jepang
Kamera super kecil ini bisa merekam 30 kali perdetiknya. Ukuran gamabarnya 2 megapixel, caranya kamera ditelan, lalu 8 jam kemudian, dokter bisa memeriksa bagian dalam tubuh kita melalui video. Dalam perjalannannya didalam tubuh, kamera ini merekam 870.000 gambar. Pasien gak merasakan apa-apa, kok
Supaya bagian dalam tubuh keliatan, kamera dilengkapi lampu LED. Rekamannya dikirim ke computer tanpa kabel lhoo. Tapi, pasien memakai rompi yang memiliki antenna, rompi berguna mengirim tenaga untuk kamera. Kalau pemeriksaan selesai kamera bisa dibuang ke toilet
Sabtu, 19 November 2011
Kamis, 17 November 2011
Minggu, 13 November 2011
MOBIL JUGA ANTI KARBONDIOKSIDA
di 23.10
Brrrmm...brrrm..mobil-mobil juga ingin membuktikan kalau mereka juga anti Co2. Mari kita lihat bagaimana sih usaha mereka?
Mobil Bertenaga Surya

Mobil Bertenaga Matahari
Bagian bodi mobil ini dipenuhi panel surya, dan setiap panelnya berisi sel surya. Gunanya mengubah sinar matahari menjadi listrik. Sayangnya, mobil surya tidak praktis untuk sehari-hari, karena terlalu ringan sehingga aerodinamikanya jadi besar. Mobil surya ini tidak aman bagi penumpangnya. Namun sistem panel surya tetap berguna untuk mobil. Misalnya mengisi tenaga baterai pada mobil hybrid atau mobil listrik.

Mobil Hybrid

Mobil Hybrid

Mobil hybrid menggunakan bensin dan baterai, jadi bahan bakarnya juga anti Co2. Tenaga baterainya dipakai ketika mobil Hybrid bergerak pelan.Misalnya, saat macet dan lampu merah. Namun baterai mobil hybrid kurang ramah lingkungan karena terbuat dari Nikel. Pertambangan nikel mengeluarkan sulfurdioksida. Akibatnya tercipta hujan asam yang merusak tanaman disekitar pertambangan. Walaupun begitu, mobil hybrid cukup banyak dipasarkan di Amerika dan Jepang.
Mobil Fuel Cell

Mobil Fuel Cell
Mobil fuel cell menggunakan hidrogen dan oksigen. Lalu menghasilkan listrik. Kemudian mobil ini mengeluarkan air yang menguap ke udara. Anti Co2, kan!. Kekurangannya, pembuatan hidrogen bisa mengakibatkan polusi, karena dibuat dari batu bara, tenaga nuklir, minyak atau gas alam. Lalu untuk membuat tempat pembuatan hidrogen tidak bisa cepat. Pengiriman hidrogen pun masih sulit. Harganya juga masih mahal. Namun, di Amerika mobil fuel cell mulai disewakan.

Gebrakan untuk energi alternatif masa depan Hari ini, Honda FCX ditetapkan sebagai mobil Fuel Cell (FC) yang akan pertama kali meluncur di jalan-jalan di Amerika, Canada dan Jepang. Dimana mobil ini telah memenangkan seleksi ketat di Amerika dan merupakan mobil FC pertama di dunia yang mendapatkan ijin on-road setelah bersaing dengan Daimler Chrysler, Ford Motor, Mazda, Toyota, Nissan, General Motor, dan Renault. Ijin tersebut dikeluarkan oleh Environmental Protection Agency (EPA) dan California Air Resource Board (CARB).
Mobil Bio Fuel
Ford focus bio fuel
Mobil biofuel memakai 90% bensin atau solar, lalu dicampur 10% bahan bakar yang dicampur dengan tanaman. Ada juga yang 85% bioetanol dan 15% bensin. Disebut E85.
Langkah Brasil menjadi negara ramah lingkungan nampaknya sudah menunjukkan prestasi hebat. Asosiasi Produsen Kendaraan Nasional (National Association of Vehicle Manufacturers /Anfavea) Brasil mengumumkan bahwa 10 juta unit mobil sudah mengonsumsi biofuel, atau juga disebut Flexible fuel vehicles (FFVs).
FFVs mampu mengonsumsi bahan bakar minyak campuran dengan campuran hingga 85 persen ethanol (E85) dari produk nabati. Salah satu faktor terpenting adalah kemampuan industri pendukung dalam menyediakan ethanol yang berasal dari bahan baku tanaman pangan seperti gandum, jagung, tebu, dan jarak lain-lain.
Mobil Diesel

POPULASI kendaraan diesel di Indonesia memang masih kalah dibandingkan mobil yang berbahan bakar bensin. Padahal di dunia saat ini terjadi persaingan yang ketat antara Eropa dengan Jepang untuk menciptakan kendaraan yang ramah lingkungan. Eropa memilih teknologi mesin diesel, sedangkan Jepang lebih menyukai teknologi fuel-cell atau mobil hybrid. Alasan pabrikan Eropa lebih memilih diesel karena mesin ini hemat bahan bakar dan harga bahan bakarnya jauh lebih murah. Bagaimana dengan kondisi di Indonesia, tampaknya bahan bakar masih menjadi masalah tersendiri.
Pabrikan mobil Eropa adalah pakarnya teknologi mesin diesel. Ini bisa terjadi karena masyarakat Eropa gemar berpergian antarnegara sehingga dalam satu hari mereka bisa berkendara sejauh 500 km. Mesin diesel yang dari dahulu dikenal selain hemat bahan bakar juga harganya yang murah, membuat kendaraan diesel menjadi pilihan utama.
Saat ini penjualan mobil diesel menempati porsi sebesar 33% di berbagai negara Eropa, bahkan di Jerman sudah mencapai 40%. Pabrikan mobil Eropa kini menjual mobil bermesin diesel pada segala kategori, mulai dari kelas kompak yang berharga relatif murah sampai dengan sedan kelas eksklusif yang bernilai jual mahal.

Mobil Diesel menggunakan bahan bakar solar, dan harga solar lebih murah daripada bensin. Pembakaran Co2 lebih sedikit. Energinya lebih besar. Saat ini mobil diesel banyak dipakai di negara-negara Eropa. Mesin mobil Diesel berbeda dari mesin mobil yang memakai bensin. Kelemahan mobil diesel, yaitu pembakaran solar mengeluarkan nitrogen cukup banyak. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya hujan asam.
Mobil Bertenaga Udara

Airpod-Mobil Bertenaga Udara
Saat ini hampir semua kendaraan mengeluarkan karbon dioksida sebagai hasil sampingan proses pembakaran bahan bakar fosil.Tetapi masalah tersebut kini mulai mendapatkan jawaban dari beberapa industri kendaraan bermotor dengan dibuatnya mobil-mobil dan kendaraan roda dua yang menggunakan listrik sebagai sumber tenaga penggeraknya.Kendaraan tersebut memberikan alternatif berkendara sekaligus mengurangi emisi CO2 sebagai penyumbang pemanasan global.
Namun Motor Development International (MDI) di Perancis, mengembangkan sebuah kendaraan berpenumpang dua orang yang tidak mengandalkan listrik. Perusahaan itu menciptakan kendaraan yang menggunakan udara sebagai penggerak mesinnya.Airpod yang berpenumpang dua orang hanya membutuhkan udara terkompresi yang disimpan dalam tangki sebagai sumber penggerak mesin pneumatiknya.
Bagi Guy dan Cyril Ncgre, ayah dan anak, keduanya adalah CEO dan koordinator riset dan pengembangan MDI, membuat mesin berbahan bakar udara bukanlah hal baru.
Sejak awal tahun 1990-an keduanya telah fokus mengembangkan mesin pneumatik. Bahkan generasi terbarunya menggunakan mesin yang lebih sederhana dibandingkan mesin-mesin pendahulunya.
Menurut MDI, wahana yang rencananya dijual dengan harga 9.000 dolar AS atau sekitar Rp 8,5 juta ini mempunyai beberapa keuntungan dibanding kendaraan listrik, antara lain waktu pengisian ulang bahan bakar yang lebih cepat dan tangki serat karbon yang bisa berumur lebih panjang dibandingkan baterai mahal yang berumur pendek.
Mobil Listrik

Mobil berbahan bakar listrik
Mobil berbahan bakar listrik menggunakan baterai, Polusinya lebih sedikit dibandingkan yang menggunakan bensin. Tetapi harga baterainya mahal. Isi ulang baterainya sekitar 4-10 jam. Selain it, tenaga tidak tahan lama, sehingga jarak tempuhnya pendek. Lalu umur baterainya hanya sekitar 3-4 tahun.

sebuah mobil sedang mengisi bahan bakar listrik
Jika dipertimbangkan manakah menurut agan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan efisien?
Mobil Bertenaga Surya

Mobil Bertenaga Matahari
Bagian bodi mobil ini dipenuhi panel surya, dan setiap panelnya berisi sel surya. Gunanya mengubah sinar matahari menjadi listrik. Sayangnya, mobil surya tidak praktis untuk sehari-hari, karena terlalu ringan sehingga aerodinamikanya jadi besar. Mobil surya ini tidak aman bagi penumpangnya. Namun sistem panel surya tetap berguna untuk mobil. Misalnya mengisi tenaga baterai pada mobil hybrid atau mobil listrik.

Mobil Hybrid

Mobil Hybrid

Mobil hybrid menggunakan bensin dan baterai, jadi bahan bakarnya juga anti Co2. Tenaga baterainya dipakai ketika mobil Hybrid bergerak pelan.Misalnya, saat macet dan lampu merah. Namun baterai mobil hybrid kurang ramah lingkungan karena terbuat dari Nikel. Pertambangan nikel mengeluarkan sulfurdioksida. Akibatnya tercipta hujan asam yang merusak tanaman disekitar pertambangan. Walaupun begitu, mobil hybrid cukup banyak dipasarkan di Amerika dan Jepang.
Mobil Fuel Cell

Mobil Fuel Cell
Mobil fuel cell menggunakan hidrogen dan oksigen. Lalu menghasilkan listrik. Kemudian mobil ini mengeluarkan air yang menguap ke udara. Anti Co2, kan!. Kekurangannya, pembuatan hidrogen bisa mengakibatkan polusi, karena dibuat dari batu bara, tenaga nuklir, minyak atau gas alam. Lalu untuk membuat tempat pembuatan hidrogen tidak bisa cepat. Pengiriman hidrogen pun masih sulit. Harganya juga masih mahal. Namun, di Amerika mobil fuel cell mulai disewakan.

Gebrakan untuk energi alternatif masa depan Hari ini, Honda FCX ditetapkan sebagai mobil Fuel Cell (FC) yang akan pertama kali meluncur di jalan-jalan di Amerika, Canada dan Jepang. Dimana mobil ini telah memenangkan seleksi ketat di Amerika dan merupakan mobil FC pertama di dunia yang mendapatkan ijin on-road setelah bersaing dengan Daimler Chrysler, Ford Motor, Mazda, Toyota, Nissan, General Motor, dan Renault. Ijin tersebut dikeluarkan oleh Environmental Protection Agency (EPA) dan California Air Resource Board (CARB).
Mobil Bio Fuel
Ford focus bio fuelMobil biofuel memakai 90% bensin atau solar, lalu dicampur 10% bahan bakar yang dicampur dengan tanaman. Ada juga yang 85% bioetanol dan 15% bensin. Disebut E85.
Langkah Brasil menjadi negara ramah lingkungan nampaknya sudah menunjukkan prestasi hebat. Asosiasi Produsen Kendaraan Nasional (National Association of Vehicle Manufacturers /Anfavea) Brasil mengumumkan bahwa 10 juta unit mobil sudah mengonsumsi biofuel, atau juga disebut Flexible fuel vehicles (FFVs).
FFVs mampu mengonsumsi bahan bakar minyak campuran dengan campuran hingga 85 persen ethanol (E85) dari produk nabati. Salah satu faktor terpenting adalah kemampuan industri pendukung dalam menyediakan ethanol yang berasal dari bahan baku tanaman pangan seperti gandum, jagung, tebu, dan jarak lain-lain.
Mobil Diesel

POPULASI kendaraan diesel di Indonesia memang masih kalah dibandingkan mobil yang berbahan bakar bensin. Padahal di dunia saat ini terjadi persaingan yang ketat antara Eropa dengan Jepang untuk menciptakan kendaraan yang ramah lingkungan. Eropa memilih teknologi mesin diesel, sedangkan Jepang lebih menyukai teknologi fuel-cell atau mobil hybrid. Alasan pabrikan Eropa lebih memilih diesel karena mesin ini hemat bahan bakar dan harga bahan bakarnya jauh lebih murah. Bagaimana dengan kondisi di Indonesia, tampaknya bahan bakar masih menjadi masalah tersendiri.
Pabrikan mobil Eropa adalah pakarnya teknologi mesin diesel. Ini bisa terjadi karena masyarakat Eropa gemar berpergian antarnegara sehingga dalam satu hari mereka bisa berkendara sejauh 500 km. Mesin diesel yang dari dahulu dikenal selain hemat bahan bakar juga harganya yang murah, membuat kendaraan diesel menjadi pilihan utama.
Saat ini penjualan mobil diesel menempati porsi sebesar 33% di berbagai negara Eropa, bahkan di Jerman sudah mencapai 40%. Pabrikan mobil Eropa kini menjual mobil bermesin diesel pada segala kategori, mulai dari kelas kompak yang berharga relatif murah sampai dengan sedan kelas eksklusif yang bernilai jual mahal.

Mobil Diesel menggunakan bahan bakar solar, dan harga solar lebih murah daripada bensin. Pembakaran Co2 lebih sedikit. Energinya lebih besar. Saat ini mobil diesel banyak dipakai di negara-negara Eropa. Mesin mobil Diesel berbeda dari mesin mobil yang memakai bensin. Kelemahan mobil diesel, yaitu pembakaran solar mengeluarkan nitrogen cukup banyak. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya hujan asam.
Mobil Bertenaga Udara

Airpod-Mobil Bertenaga Udara
Saat ini hampir semua kendaraan mengeluarkan karbon dioksida sebagai hasil sampingan proses pembakaran bahan bakar fosil.Tetapi masalah tersebut kini mulai mendapatkan jawaban dari beberapa industri kendaraan bermotor dengan dibuatnya mobil-mobil dan kendaraan roda dua yang menggunakan listrik sebagai sumber tenaga penggeraknya.Kendaraan tersebut memberikan alternatif berkendara sekaligus mengurangi emisi CO2 sebagai penyumbang pemanasan global.
Namun Motor Development International (MDI) di Perancis, mengembangkan sebuah kendaraan berpenumpang dua orang yang tidak mengandalkan listrik. Perusahaan itu menciptakan kendaraan yang menggunakan udara sebagai penggerak mesinnya.Airpod yang berpenumpang dua orang hanya membutuhkan udara terkompresi yang disimpan dalam tangki sebagai sumber penggerak mesin pneumatiknya.
Bagi Guy dan Cyril Ncgre, ayah dan anak, keduanya adalah CEO dan koordinator riset dan pengembangan MDI, membuat mesin berbahan bakar udara bukanlah hal baru.
Sejak awal tahun 1990-an keduanya telah fokus mengembangkan mesin pneumatik. Bahkan generasi terbarunya menggunakan mesin yang lebih sederhana dibandingkan mesin-mesin pendahulunya.
Menurut MDI, wahana yang rencananya dijual dengan harga 9.000 dolar AS atau sekitar Rp 8,5 juta ini mempunyai beberapa keuntungan dibanding kendaraan listrik, antara lain waktu pengisian ulang bahan bakar yang lebih cepat dan tangki serat karbon yang bisa berumur lebih panjang dibandingkan baterai mahal yang berumur pendek.
Mobil Listrik

Mobil berbahan bakar listrik
Mobil berbahan bakar listrik menggunakan baterai, Polusinya lebih sedikit dibandingkan yang menggunakan bensin. Tetapi harga baterainya mahal. Isi ulang baterainya sekitar 4-10 jam. Selain it, tenaga tidak tahan lama, sehingga jarak tempuhnya pendek. Lalu umur baterainya hanya sekitar 3-4 tahun.
sebuah mobil sedang mengisi bahan bakar listrik
Jika dipertimbangkan manakah menurut agan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan efisien?
Kamis, 03 November 2011
TIPS MENGGUNAKAN AXIOO
di 06.32
Jika Anda adalah pengguna Laptop Axioo, berikut akan dijelaskan 10 buah tips singkat dan bermanfaat agar laptop Anda lebih awet dan tahan lama.
- Agar hemat Battere, aktifkan Power Option Properties pada menu Control Panel dan pilih Mode Portable/Laptop. Pilihan ini akan men-set fitur Laptop agar menggunakan fitur seperlunya.
- Pada saat pemakaian dengan battere, matikan semua fitur yang tidak dipakai seperti Wireless, WebCam, CD/DVD pada drive agar battere lebih hemat.
- Jika sudah selesai digunakan, pastikan notebook benar-benar mati (switch-off) dan posisi sliding LCD Screen menutup dengan sempurna. Setelah itu cabut semua perangkat eksternal pada konektor, seperti Mouse, LAN, VGA-Out/Projector, Eksternal Loudspeaker atau yang lainnya.
- Jangan meninggalkan Laptop pada suhu panas yang cukup ekstrem, misalnya didalam mobil yang sedang diparkir pada siang hari yang terik. Hal ini dapat mempengaruhi umur battere.
- Selalu gunakan software original/legal, baik Operating System maupun aplikasinya. Penggunakan software bajakan merupakan perbuatan kriminal dan pelanggaran UU hak cipta. Axioo selalu menyertakan software Linux Recovery DVD atau Microsoft Windows (tipe tertentu) original.
- Untuk mendapatkan internet wireless, silahkan aktifkan software untuk mendeteksi sinyal WIFI terdekat. Apabila tidak ada, dapat memanfaatkan teknologi 3G GSM via HP atau PCMCIA Card yang banyak dijual.
- Jangan menggunakan Internet Mobile Banking (seperti KlikBCA, Mandiri, Lippo-Net atau PermataNet) pada jaringan WiFi terbuka (open & free-of-charge) seperti di Mal, Kampus atau tempat terbuka lainnya. Proses ini rentan terhadap kegiatan hacking yang berbahaya.
- Untuk membersihkan chassis (permukaan) notebook, semprotkan pada kain flanel oranye plus zat pembersih kaca (glass cleaner) yang banyak dijual dipasaran. Lalu gosok perlahan & hati-hati pada semua bagian, termasuk LCD Monitor. Lakukan ini setiap dua minggu sekali. Saat ini marak sekali penggunaan stiker gambar ukuran besar (skin-printing) atau proses laminating pada chassis bagian depan/atas Laptop. Sebaiknya berhati-hati terhadap proses ini karena bisa merusak lapisan chassis Laptop tersebut.
- Selalu gunakan periferal utama & device rekomendasi Axioo pada saat upgrade atau penggantian.
- Ini untuk menjamin kompatibilitas & kinerja Laptop secara keseluruhan. Axioo selalu menggunakan Processor Intel, HDD Seagate Momentus & RAM Visipro SODIMM.
apa itu " PRIVATISASI BUMN ?? "
di 06.04
Definisi Privatisasi ( Menurut UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN ) adalah penjualan saham Persero (Perusahaan Perseroan), baik sebagian maupun seluruhnya, kepada pihak lain dalam rangka meningkatkan kinerja dan nilai perusahaan, memperbesar manfaat bagi negara dan masyarakat, serta memperluas saham oleh masyarakat.
Privatisasi dilakukan pada umumnya didasarkan kepada berbagai pertimbangan antara lain sebagai berikut :
• Mengurangi beban keuangan pemerintah, sekaligus membantu sumber pendanaan pemerintah (divestasi).
• Meningkatkan efisiensi pengelolaan perusahaan.
• Meningkatkan profesionalitas pengelolaan perusahaan
• Mengurangi campur tangan birokrasi / pemerintah terhadap pengelolaan perusahaan.
• Mendukung pengembangan pasar modal dalam negeri.
• Sebagai flag-carrier (pembawa bendera) dalam mengarungi pasar global.
• Meningkatkan efisiensi pengelolaan perusahaan.
• Meningkatkan profesionalitas pengelolaan perusahaan
• Mengurangi campur tangan birokrasi / pemerintah terhadap pengelolaan perusahaan.
• Mendukung pengembangan pasar modal dalam negeri.
• Sebagai flag-carrier (pembawa bendera) dalam mengarungi pasar global.
Secara teori, privatisasi membantu terbentuknya pasar bebas, mengembangnya kompetisi kapitalis, yang oleh para pendukungnya dianggap akan memberikan harga yang lebih kompetitif kepada publik. Sebaliknya, para sosialis menganggap privatisasi sebagai hal yang negatif, karena memberikan layanan penting untuk publik kepada sektor privat akan menghilangkan kontrol publik dan mengakibatkan kualitas layanan yang buruk, akibat penghematan-penghematan yang dilakukan oleh perusahaan dalam mendapatkan profit.
Betapapun secara teoritik-akademis, para ekonom sudah bersusah payah menjelaskan manfaatnya, privatisasi telah sangat menimbulkan aroma tak sedap. Masalahnya privatisasi telah dianggap sebagai obral asset pada asing. Lebih jauh, banyak orang telah melihat privatisasi dari kacamata politik dan kacamata uang (komisi). Padahal tujuan utama privatisasi adalah membuat usaha itu sendiri menjadi lebih sehat, karyawannya lebih sejahtera dan usahanya tidak menjadi beban negara.
Betapapun secara teoritik-akademis, para ekonom sudah bersusah payah menjelaskan manfaatnya, privatisasi telah sangat menimbulkan aroma tak sedap. Masalahnya privatisasi telah dianggap sebagai obral asset pada asing. Lebih jauh, banyak orang telah melihat privatisasi dari kacamata politik dan kacamata uang (komisi). Padahal tujuan utama privatisasi adalah membuat usaha itu sendiri menjadi lebih sehat, karyawannya lebih sejahtera dan usahanya tidak menjadi beban negara.
Di seluruh dunia, privatisasi BUMN pada dasarnya didorong dua motivasi:
1. Keinginan menaikkan efisiensi karena buruknya kinerja sebagian BUMN. Dalam wacana teori ekonomi, hal ini secara normatif berasosiasi dengan beberapa teori klasik, seperti:
1. Keinginan menaikkan efisiensi karena buruknya kinerja sebagian BUMN. Dalam wacana teori ekonomi, hal ini secara normatif berasosiasi dengan beberapa teori klasik, seperti:
(1) X-efficiency, di mana BUMN memerlukan insentif di luar kompetisi;
(2) allocative efficiency (dengan pembahas pertama isu natural monopoly oleh John Stuart Mill, 1848), di mana pasar akan mendorong pencapaian efisiensi melalui persaingan; dan
(3) dynamic efficiency , di mana BUMN akan kian efisien jika manajemennya terdorong untuk melakukan inovasi.
2. Privatisasi BUMN bisa dimaksudkan untuk membantu anggaran pemerintah dari tekanan defisit.
Saat Inggris memulai gelombang privatisasi BUMN di era PM Margaret Thatcher tahun 1979, mereka menggunakan hasil privatisasi BUMN top (British Airways, British Telecom, dan British Gas) untuk mengatasi krisis fiskal atau defisit anggaran (Iekenberry, 1990).
“Privatisasi BUMN yang Ideal”
Privatisasi dapat mendatangkan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia apabila setelah privatisasi BUMN mampu bertahan hidup dan berkembang di masa depan, mampu menghasilkan keuntungan, dapat memberdayakan usaha kecil, menengah dan koperasi serta masyarakat yang ada disekitarnya. Peningkatan kinerja BUMN diharapkan bukan hanya terjadi pada jangka pendek, tetapi juga pada jangka panjang. Untuk itu, fokus perhatian bukan hanya difokuskan pada perspektif keuangan saja, tetapi harus lebih komprehensif dengan memperhatikan perspektif pelanggan, proses bisnis internal, pertumbuhan, dan pembelajaran.
Dalam menjalankan tugasnya, manajemen BUMN dituntut untuk lebih transparan serta mampu menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance. Manajemen BUMN harus sadar bahwa setelah privatisasi, pengawasan bukan hanya dari pihak pemerintah saja, tetapi juga dari investor yang menanamkan modalnya ke BUMN tersebut.
Pada tahun-tahun mendatang, BUMN akan menghadapi persaingan global, di mana batas wilayah suatu negara dapat dengan mudah dimasuki oleh produsen-produsen asing untuk menjual produk-produk dengan kualitas yang baik dan dengan harga yang sangat kompetitif. Oleh karenanya, BUMN harus meningkatkan kualitas produknya serta memperluas jaringan pasar, bukan hanya pada tingkat nasional tetapi juga di pasar global. Dengan privatisasi, terutama dengan metode strategic sale kepada investor dari luar negeri, diharapkan BUMN memiliki partner yang mempunyai akses yang lebih baik di pasar global. Kebijakan privatisasi seperti ini diharapkan dapat mendorong BUMN untuk mengembangkan jangkauan pasarnya di pasar luar negeri.
Disadari bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang. Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi baru dalam proses produksi menghasilkan produk dalam tempo yang lebih cepat, dengan kualitas yang lebih baik, serta harga pokok yang lebih kompetitif. Dibidang pemasaran teknologi baru, khususnya teknologi informasi, dapat dipakai sebagai sarana strategis untuk menjalin hubungan yang lebih baik dan berkualitas dengan customer serta para supplier.
Dalam menjalankan tugasnya, manajemen BUMN dituntut untuk lebih transparan serta mampu menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance. Manajemen BUMN harus sadar bahwa setelah privatisasi, pengawasan bukan hanya dari pihak pemerintah saja, tetapi juga dari investor yang menanamkan modalnya ke BUMN tersebut.
Pada tahun-tahun mendatang, BUMN akan menghadapi persaingan global, di mana batas wilayah suatu negara dapat dengan mudah dimasuki oleh produsen-produsen asing untuk menjual produk-produk dengan kualitas yang baik dan dengan harga yang sangat kompetitif. Oleh karenanya, BUMN harus meningkatkan kualitas produknya serta memperluas jaringan pasar, bukan hanya pada tingkat nasional tetapi juga di pasar global. Dengan privatisasi, terutama dengan metode strategic sale kepada investor dari luar negeri, diharapkan BUMN memiliki partner yang mempunyai akses yang lebih baik di pasar global. Kebijakan privatisasi seperti ini diharapkan dapat mendorong BUMN untuk mengembangkan jangkauan pasarnya di pasar luar negeri.
Disadari bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang. Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi baru dalam proses produksi menghasilkan produk dalam tempo yang lebih cepat, dengan kualitas yang lebih baik, serta harga pokok yang lebih kompetitif. Dibidang pemasaran teknologi baru, khususnya teknologi informasi, dapat dipakai sebagai sarana strategis untuk menjalin hubungan yang lebih baik dan berkualitas dengan customer serta para supplier.
Privatisasi diharapkan dapat memperkenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi baru kepada BUMN, sehingga BUMN akan mampu memberikan sarana kepada para karyawan untuk terus melakukan pembelajaran dan terus mengembangkan diri, sehingga mampu menghasilkan produk yang berkualitas, dengan harga yang kompetitif. Masuknya investor baru dari proses privatisasi diharapkan dapat menimbulkan suasana kerja baru yang lebih produktif, dengan visi, misi, dan strategi yang baru. Perubahan suasana kerja ini diharapkan menjadi pemicu adanya perubahan budaya kerja, perubahan proses bisnis internal yang lebih efisien, dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi baru yang diadopsi BUMN setelah proses privatisasi.
Satu hal yang tidak kalah pentingnya, privatisasi BUMN diharapkan dapat menutup defisit APBN. Hal ini berarti bahwa harga saham dan waktu merupakan dua variabel yang perlu mendapatkan perhatian besar dalam proses privatisasi BUMN. Harga saham harus diperhatikan dalam kaitannya untuk mengejar target perolehan dana dalam rangka menutup defisit APBN, namun di sisi lain terdapat kendala waktu, di mana privatisasi harus segera dilaksanakan.
Dengan adanya privatisasi diharapkan BUMN akan mampu beroperasi secara lebih profesional lagi. Logikanya, dengan privatisasi di atas 50%, maka kendali dan pelaksanaan kebijakan BUMN akan bergeser dari pemerintah ke investor baru. Sebagai pemegang saham terbesar, investor baru tentu akan berupaya untuk bekerja secara efisien, sehingga mampu menciptakan laba yang optimal, mampu menyerap tenaga kerja yang lebih banyak, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih baik kepada pemerintah melalui pembayaran pajak dan pembagian dividen.
Pengertian Privatisasi Pada hakekatnya adalah melepas kontrol monopolistik Pemerintah atas BUMN. Akibat kontrol monopolistik Pemerintah atas BUMN menimbulkan distorsi antara lain, pola pengelolaan BUMN menjadi sama seperti birokrasi Pemerintah, terdapat conflict of interest antara fungsi Pemerintah sebagai regulator dan penyelenggara bisnis serta BUMN menjadi lahan subur tumbuhnya berbagai praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dan cenderung tidak transparan. Fakta membuktikan bahwa praktek KKN tidak ada (jarang ditemukan) pada BUMN yang telah menjadi perusahaan terbuka (go public).
Manfaat Privatisasi BUMN
- BUMN akan menjadi lebih transparan, sehingga dapat mengurangi praktek KKN.
- Manajemen BUMN menjadi lebih independen, termasuk bebas dari intervensi birokrasi.
- BUMN akan memperoleh akses pemasaran ke pasar global, selain pasar domestik.
- BUMN akan memperoleh modal ekuitas baru berupa fresh money sehingga pengembangan usaha menjadi lebih cepat.
- BUMN akan memperoleh transfer of technology, terutama teknologi proses produksi.
- Terjadi transformasi corporate culture dari budaya birokratis yang lamban, menjadi budaya korporasi yang lincah.
- Mengurangi defisit APBN, karena dana yang masuk sebagian untuk menambah kas APBN.
- BUMN akan mengalami peningkatan kinerja operasional / keuangan, karena pengelolaan perusahaan lebih efisien.
Langganan:
Postingan (Atom)









